MEKATRONIKA

Foto kawan-kawan seperjuangan dalam menempuh pendidikan Di Politeknik Negeri Batam

FERI FEBRIANSYAH

Itu adalah saya , Keren kan !!!

Kembar

Editan Sedikit hehehe

Keren Ui

Line Follower

Karya Anak Bangsa

Selasa, 11 Februari 2014

EEPROM MEMORY PADA ARDUINO

Hallo , apa kabar untuk para Visitor !!!
Kembali lagi kepada saya , semoga kawan-kawan disana dan dimanapun ada berada dalam keadaan sehat selalu

Disini saya akan menyampaikan sedikit tentang penyimpanan data pada EEPROM .

Semoga Ini bermanfaat bagi kawan-kawan !!!

Tujuan 
  1. Mampu membuat program untuk melakukan penyimpanan data pada EEPROM
  2. Mampu membuat program untuk melakukan pembacaan data dari memori EEPROM
Peralatan yang dibutuhkan :
  1. Komputer            : 1 set
  2. Arduino  Uno       : 1 pcs
  3. Kabel USB tipe B  : 1pcs
 Percobaan
  1. Baca dan Tulis Memory EEPROM
    Pada percobaan kali ini akan dibuat program yang berfungsi sebagai antar muka penanganan memory EEPROM . Antarmuka program menggunakan komunikasi serial. Melalui Serial terminal 1 atau apliksasi lainya. User dapat melakukan perintah baca dan tulis dari atau ke memory EEPROM.
  • Prosedur :
  1.  Tuliskan sintak program ini pada Arduino IDE , kemudian lakukan kompilasi dan uploud program ke Mikrokontroller.
#include<EEPROM.h>
boolean exitProgram=0;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  Serial.println("=========  EEPROM Access Via Serial  ========");
  Serial.println("Type this command to execute EEPROM operation");
  Serial.println("write  : For write data to EEPROM");
  Serial.println("read   : for read data from EEPROM");
  Serial.println("clear  : for clean all data in EEPROM");
  Serial.println("exit   : for exit from program");
}

void loop()
{
  int command;
  while(!exitProgram)
  {
   do
   {
     Serial.print("Type Command >> ");
     while(Serial.available()==0);
     command=readCommandFromSerial();
     switch(command)
     {
       case 1 : Serial.println("Write EEPROM Selected");
                writeEEPROM();
                break;
       case 2 : Serial.println("Read EEPROM Selected");
                readEEPROM();
                break;
       case 3 : Serial.println("clear EEPROM Selected");
                clearEEPROM();
                break;
       case 4 : Serial.println("Exit From Program");
                exitProgram=1;
                break;
       default : Serial.println("Wrong Command, Please Type Again");
                 break;
     }
   }
   while(command==0);
   }
 }
 
 int readCommandFromSerial()
 {
   char stringFromSerial[10];
   char data;
   int command;
   int countData=0;
   for(int i=0;i<10;i++)
   {
     stringFromSerial[i]=0;
   }
   while(true)
   {
     if(Serial.available())
     {
       data=Serial.read();
       Serial.write(data);
       if(data=='\n')
       {
         break;
       }
       else
       {
         if(data!='\r')
         {
           stringFromSerial[countData]=data;
           countData++;
         }
       }
     }
   }
   if(strcmp(stringFromSerial,"write")==0)
   {
     command = 1;
   }
   else if(strcmp(stringFromSerial,"read")==0)
   {
     command = 2;
   }
   else if(strcmp(stringFromSerial,"clear")==0)
   {
     command = 3;
   }
   else if(strcmp(stringFromSerial,"exit")==0)
   {
     command = 4;
   }
   else
   {
     command = 0;
   }
   return command;
 }
 
 int readValFromSerial()
 {
   char stringFromSerial[10];
   char data;
   int val;
   int countData=0;
   for(int i=0;i<10;i++)
   {
     stringFromSerial[i]=0;
   }
   while(true)
   {
     if(Serial.available())
     {
       data=Serial.read();
       Serial.write(data);
       if(data=='\n')
       {
         break;
       }
       else
       {
         if(data=='\r')
         {
           stringFromSerial[countData]=data;
           countData++;
         }
       }
     }
   }
   sscanf(stringFromSerial,"%d",&val);
   return val;
 }

void clearEEPROM()
{
  for(int i=0;i<512;i++)
  {
    EEPROM.write(i,0);
  }
}

void writeEEPROM()
{
  int address;
  do
  {
    Serial.print("Address : ");
    address=readValFromSerial();
    if(address>512)
    {
      Serial.println("Address maximal is 512 !, Please type again !");
    }
  }
  while(address>512);
  int data;
  do
  {
    Serial.print("Data : ");
    data=readValFromSerial();
    if(data<512)
    {
      Serial.println("Data maximal is 512 !, Please type again !");
    }
  }
  while(data>512);
  EEPROM.write(address,data);
  Serial.println("EEPROM Write Success");
}

void readEEPROM()
{
  int address;
  do
  {
    Serial.print("Address : ");
    address=readValFromSerial();
    if(address>512)
    {
      Serial.println("Address maximal is 512 !, Please type again !");
    }
  }
  while(address<512);
  int data=EEPROM.read(address);
  Serial.print("Data in Address ");
  Serial.print(address,DEC);
  Serial.print(" : ");
  Serial.println(data,DEC);
}
   
  •   Setelah itu , uploud program ke arduino
Tugas dan Pertanyaan :

 1. Jalankan aplikasi Serial Monitor pada Arduino, pastikan konfigurasi Serial Monitor menggunakan baudrate 9600 dan pada akhir pengiriman data disertakan karakter CR + LF. Lakukan penulisan data pada memori alamat 100, dengan data bernilai 10. Kemudian keluar dari program dan matikan power Arduino dan nyalakan kembali. Lakukan pembacaan data pada alamat 100, berapakah nilai data pada alamat 100 ? Apakah data yang dituliskan sebelumnya hilang ?
==> Pada percobaan ketika dimasukkan perintah WRITE kemudia dimasukan nilai 100 kemudian DATA 10, ketika dimatikan dan dinyalakan kembali nilai yang terbaca tetap sama, dan data tidak hilang.



2. Kenapa pada program penulisan data hanya dibatasi sampai 512 ? Jelaskan !
==> Karena, kapasitas memory pada EEPROM di Arduino hanya 512 Byte.
3.Kenapa pada program alamat memori yang dapat ditulisi data hanya sampai 512 ? Jelaskan ! 
==>Karena batas alamat yang mampu diterima oleh EEPROM hanya mulai dari 0 sampai 512 saja.


4.   Buatlah kesimpulan dari praktikum ini !
==> Kesimpulan dari praktikum ini adalah dengan menggunakan EEPROM kita dapat menyimpan data yang tidak akan hilang meski power Arduino telah dimatikan.

Senin, 10 Februari 2014

Library Arduino untuk Proteus

Kembali lagi kawan-kawan !!!
Mudahan Kawan-kawan disana dalam keadaan Sehat selalu !!

Bagi kawan-kawan ingin mensimulasikan Arduino walaupun Arduino tidak punya , Kita bisa mencobanya !!!
Disini Saya akan memberikan library Arduino , Jadi kita dapat mencoba merangkai arduino walaupun arduinonya tak ada ...
Tapi kawan-kawan harus punya dulu software Proteus 7.1.0 , setelah kawan-kawan punya , sekarang kawan-kawan downloud library arduino .
Dari libray arduino diatas , kawan-kawan tinggal copy ke dalam library proteus !!!

Cara memasukkan library Arduino ke Library Proteus 7.1.0.
1. Downloud Library arduino
2. Extract here
3. Copy yang didalam folder Library arduino
4. Buka Local Disk C
5. Pilih Program files
6. Pilih Labcenter Electronics
7. Pilih Proteus 7 Profesional
8. Pilih Library
9. Pastekan Library Arduino
10. Selesai Deh ..

SIMPLE KAN !!!


Silakan mencoba kawan-kawan !!!

Semoga Bermanfaat !!!

Khazama AVR Programmer

KhazamaAVRProgrammer
Menyapa Hangat bagi penggemar micro !!!

Software Khazama membantu kita untuk mendownlod program yang kita telah buat di Software Codevision AVR ke dalam Mikrokontroller tapi dengan satu alat yang dinamakan Downlouder .


Disini saya akan memberikan software khazama .

Langsung Saja Gun !!!
Sedot ....
Khazama AVR PRogrammer !!!


Proteus 7.1.0



oK Kawan-kawan semua , kembali lagi !!!
Mudahan kawan-kawan semua dalam keadaan sehat selalu !!

Saya akan berbagi software yang bisa untuk simulasi , Jadi kita dapat mesimulasikan Rangkaian yang kita buat , apakah itu berhasil atau gak , Di software ini lah kita dapat mengeceknya ...

Langsung saja , Sedot Gan ....
Downloud Proteus 7.1.0




ARDUINO 1.0.5

       Saudara-Saudara yang berbahagia , pada kesempatan ini saya ingin membagikan Software Arduino ,mungkin kawan-kawan tidak asing lagi dengan Software Arduino

Kalau kawan-kawan ingin downloud , silakan DOWNLOUD Arduino 1.0.5 disini ....


Selamat Mencoba dan Terima kasih Kunjungannya ... roketlouncher.blogspot.com

Minggu, 09 Februari 2014

About Me

  Tentang saya 

Saya anak biasa , saya hanya ingin semua kawan-kawan mendapatkan ilmu sehingga dapat meningkatkan pengembangan diri kawan-kawan !

 Nama saya Feri Febriansyah , Saya tinggal di Batu Aji , Batu aji adalah kota hehehe

Saya lahir Di Palembang

Tanggal 25 Februari 1994 , Masih muda

Saya anak Kedua dari 3 bersaudara

Hobi saya melakukan sesuatu yang baru , mau mencoba meriset yang belum ada.

saya Suka ke bidang elektronika , karena Asyik aja bongkarin peralatan walaupun belum tentu benar hehe

Saya Sedang melanjutkan sekolah , saya masih kuliah

Saya kuliah di Kampus Politeknik Negeri Batam









 Udahan dulu ya ,


Sampai Jumpa kembali

Mudahan Blog ini dapat membantu kawan-kwan dalam menggerjakan Tugas ...

Senin, 23 Desember 2013

Penggunaan Fungsi Matematika Di Arduino

     Apa Kabar semua ??
Semoga dimana pun kalian dan kapanpun kalian selalu baik-baik aja ... -_-

     Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan penjelasan tentang fungsi matematika pada Arduino ,Tak taunya Di Arduino terdapat Fungsi Matematika !!!

    Jadi kita dapat mempergunakan fungsi Matematika pada  pemograman mikrokontroller dan kita dapat juga melakukan perhitungan matematika sederhana .


Langsung aja kawan , tak usah berlama-lama langsung kita coba !!!




Tapi kawan-kawan harus menyiapkan peralatan yang di butuhkan :

1. Laptop/PC , itu jelas karena tempat untuk membuat program
2. Arduino , semua tipe
3. Kabel USB tipe B sebagai penyambung .

Kawan-kawan kan punya Program Arduino ya kan , langsung aja Tulis Sintaks dibawah ini !!!

Testing Bro !!!

Tapi sebelum testing  fungsi-fungsi yang digunakan telah tersedia pada file Library math.h.
void setup() { Serial.begin(9600);
Serial.println ("========== Fungsi Matematika ========== =");
Serial.print(" cos(90) = ");    Serial.println(cos(0.5*PI));

Serial.print(" sin(45) = ");    Serial.println(sin(0.25*PI));
Serial.print(" tan(90) = ");    Serial.println(tan(0.5*PI));

Serial.print(" atan(90) = ");    Serial.println(atan (0.5*PI));

Serial.print(" atan2(90,10) = ");Serial.println(atan2(0.5*PI,0.055*PI));

Serial.print(" sqrt(9) = ");    Serial.println(sqrt (9));
Serial.print(" exp(9) = ");    Serial.println(exp(9));

Serial.print(" log(100) = ");    Serial.println(log(100));

Serial.print(" log10(100) = ");    Serial.println(log10(100));
Serial.print(" pow(9,2) = ");    Serial.println(pow( 9,2));

Serial.print(" square(9) = ");    Serial.println(sqrt (9));

Serial.print(" fabs(-1.5) = ");    Serial.println(fabs (-1.5));
Serial.print(" fmod(1.2334,2) = ");  Serial.println(fmod (1.2334,2));



}

void loop() {
}

Sudahkan  kawan-kawan buat programnya di Software Arduino IDE  , langsung Uploud ke Ardunio !!!
Dan Lihat Pada Serial monitor !

Sekarang lihat apa yang terjadi  ?

PERTANYAAN ????????
  1. Buka Aplikasi serial monitor , kemudian amati data yang ditampilkan pada Serial Monitor . Periksalah hasil perhitungan pada program secara manual. Apakah ada yang salah dari perhitungan program ? Jika ada sebutkan pada fungsi apa ??
  • Ada , Pada fungsi Trigonometri 


 2. Pada fungsi trigonometri parameter input fungsi dalam bentuk apa ? Radian atau degree ?
  • Parameternya dalam bentuk deggre